buat para pembaca ......blog ini aku buat salah satunya adalah untuk mencari keberadaan ibu kandungku...sekilas tentang perjalan diawal kehidupanku.....ayahku berdarah sumatra, dan ibuku adalah seorang anak angkat yang menjadi anak adopsi oleh sebuah keluarga yang berasal dari palangkaraya kalimantan tengah *( Jl. Baru no.1 pahandut )....
Allah, mempertemukan kedua orangtuaku dan mempersatukan keduanya,,,namun sayang kedua orangtuaku tidak sanggup untuk mempertahankannya,,,dan akhirnya perceraianpun terjadi. Saat itu umurku 4 bulan...entah apa alasannya mengapa ibuku pergi meninggalkan aku..dan kisah ini aku dapatkan dari ayahku dan juga nenekku yang ada di lampung saat ini. Aku bersyukur....Allah masih menyisakan asa dalam hati ayahku sehingga ia rela mengasuhku ditengah-tengah kewajibannya menafkahi aku yang menjadi anak pertama baginya....
memang tidak mudah..sebagai orangtua tunggal, ayahku mengambil satu keputusan untuk membawaku merantau..pernah aku tanyakan kepadanya...kenapa sampai sejauh ini kita harus berada di rantau orang? tetapi ayahku tidak pernah memberikan jawaban yang pasti agar aku mengerti......tetapi, akhirnya seiring waktu aku mengerti dengan sendirinya....mungkin ayahku ingin meninggalkan kenangan yang pahit yang dialaminya dan dilewatinya ketika bersama ibuku......
Lewat blog ini....aku berharap ini adalah satu ihtiarku, dan aku akan berusaha menemukan keberadaan ibuku....sampai aku tidak sanggup lagi mengupayakannya.....
buat pembaca yang berada di wilayah kalimantan...dan mengetahui alamat yang ada di atas.......Aku berharap pembaca dapat membantuku mencari informasi keberadaan ibuku.......
.....Blog berbagi Ilmu dan menebar manfaat....
Assalamu'alaikum pengunjung yang budiman, alhamdulillah dengan blog ini semoga bisa memberi manfaat bagi siapa saja yang membaca serta mengamalkannya.... InsyaAllah membawa kebaikan dan keberkahan dalam kehidupan kita.
Rabu, 05 Februari 2014
Kamis, 25 Juli 2013
Hukum nun sukun dan tanwin
- Dalam kajian ilmu tajwid, hukum Nun sukun dan tanwin terbagi menjadi 5 yaitu :
- Izhar Halqi
- Ikhfa` Haqiqi
- Iqlab
- Idghom bighunnah
- Idghom bilaghunnah
- Pembahasan sebagai berikut :
- Izhar artinya Jelas dan Halqi artinya tenggorokan . Izhar Halqi terjadi " Apabila Nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu huruf-huruf halqi yaitu huruf -huruf yang keluar dari tenggorokan diantaranya : ح خ ع غ ه ء Maka harus dibaca tegas dan jelas (tanpa suara dengung sedikitpun )".
- Ikhfa' artinya samar/menyamarkan. Ikhfa` Haqiqi terjadi " Apabila Nun sukun atau tanwin bertemu dengan salah satu dari huruf-huruf ikhfa' haqiqi yang berjumlah 15 huruf diantaranya : ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك ,dan dibaca samar-samar mendengung ".
- Iqlab artinya menukarkan. Iqlab terjadi " Apabila Nun sukun atau tanwin bertemu huruf ب maka harus dibaca samar-samar mendengung dan tidak lebur ( Menyamarkan suara Ba` ke huruf Mim ) pada Mushaf cetakan Departemen Agama republik indonesia bacaan Iqlab ditandai dengan huruf م / mim kecil ".
- Idghom artinya lebur dan bighunnah artinya dengan mendengung/dengung. Idghom Bighunnah terjadi " Apabila Nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf ي و م ن maka harus dibaca lebur dan mendengung ".
- Idghom artinya lebur dan bilaghunnah artinya tidak mendengung/dengung .Idghom Bilaghunnah ialah : " Apabila Nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf ل atau ر maka harus dibaca lebur dan tidak mendengung ".
- Perhatikan contoh-contoh bacaan dibawah ini :
- Bacaan Izhar Halqi dalam lafal تِجَارَةً حَاضِرَةً , ضَعِيفًا أَوْ لَا , عَنْهُمُ
- Bacaan Ikhfa` Haqiqi dalam lafal مُسَمًّى فَاكْتُبُوهُ ۚ , مِمَّنْ تَرْضَوْنَ , أَنْ تَكْتُبُوهُ
- Bacaan Iqlab dalam lafal فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ ,
- Bacaan Idghom bighunnah dalam lafal مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ , مِنْ نَذْرٍ , مَغْفِرَةً مِنْهُ
- Bacaan Idghom bilaghunnah dalam lafal غَفُورٌ رَحِيمٌ , هُدًى لِلنَّاسِ
....Semoga bermanfaat dan terus berlatih membaca Al-Quran dengan baik.....
Selasa, 23 Juli 2013
Ghunnah Musyaddadah
Ringkasan Ilmu Tajwikd Lengkap
Materi ini saya Ulas buat pembaca dan murid-murid pesantren yang khususnya belajar di pesantren Al-Hikmah kampung Islam Lebah, karena materi ini InsyaAllah sesuai dengan yang diajarkan
Materi ini saya Ulas buat pembaca dan murid-murid pesantren yang khususnya belajar di pesantren Al-Hikmah kampung Islam Lebah, karena materi ini InsyaAllah sesuai dengan yang diajarkan
- Pembahasan
- Ghunnah artinya mendengung/dengung, dan musyaddadah artinya : bertasydid.
" Apabila terdapat huruf ن / Nun atau م / Mim yang bertasydid "
Maka cara membacanya adalah Wajib Dengung.
Contohnya : إِنَّا نَحْنُ
Cara menguraikannya adalah :
Hukumnya : Ghunnah Musyaddadah
Sebabnya : Nun bertasydid
Bacaannya :Wajib Dengung
Ini adalah pembahasan awal mudah khaaaan....selamat berlatih .......
Senin, 22 Juli 2013
Tanggung Jawab seorang Muslim Terhadap al Quran
Ada hal yang menarik yang ingin saya bagi kepada pembaca sekalian dan semoga dapat menyadarkan serta meluruskan pemikiran pembaca tentang Al-Quran dan cara membacanya .Suatu ketika saya mendatangi undangan dari sebuah majlis Ta`lim. Nah...ditengah-tengah acara ada ditunjuklah satu orang untuk membacakan ayat suci Al-Quran. lantunan ayat sucipun terdengar dan saya perhatikan ibu-ibu dengan khusyuk mendengarkan... Tapi..tidak dengan saya..karena saya mendengar apa yang dibaca oleh si " Qori` " itu justru membuat saya mengelus dada..."MasyaAllah..karena saya membayangkan dari 1 ayat yang dibaca saja sudah berapa kesalahan yang sadar atau gak sadar telah menyalahi bacaan dan makna ayat-ayat Al-Quran yang dibacanya.."
Dari sepenggal cerita tersebut...saya ingin mengajak para pembaca Muslim sekalian untuk lebih memahami lagi al-Quran yang kita baca...ketika kita meyakini Al-Quran adalah kitab suci kita,pedoman kita...dan kita meyakini apa-apa saja yang disampaikan di dalamnya.... sesungguhnya kita punya tanggung jawab terhadap keyakinan kita itu....Allah SWT berfirman :
Dari sepenggal cerita tersebut...saya ingin mengajak para pembaca Muslim sekalian untuk lebih memahami lagi al-Quran yang kita baca...ketika kita meyakini Al-Quran adalah kitab suci kita,pedoman kita...dan kita meyakini apa-apa saja yang disampaikan di dalamnya.... sesungguhnya kita punya tanggung jawab terhadap keyakinan kita itu....Allah SWT berfirman :
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
"Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Quran dan sesungguhnya kami pulalah yang memeliharanya"
( Qs. Al- Hijr : 9 )
Dalam ayat ini Allah menyebut dirinya dengan kata " nahnu/kami ", padahal allah itu satu/esa alias tunggal...seperti halnya ketika Allah memerintahkan malaikat jibril untuk menyampaikan Wahyu..mikail untuk menurunkan hujan dan malaikat-malaikat lainnya yang bertugas sesuai dengan apa yang telah Allah perintahkan , jadi bukan berarti Allah itu banyak melainkan yang dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah Allah menghendaki keterlibatan Makhluq-Nya dalam memelihara Al-Quran. Ketika saya sampaikan hal ini ,tak jarang sebagian dari umat muslim diantaranya berfikir bahwa dengan sekedar belajar Al-Quran..kemudian membaca Al-Quran....memahaminya serta mengamalkannya...bagi mereka sudah merupakan Ibadah yang bernilai pahala,sah-sah saja berfikir demikian tetapi...bagaimana kita bisa mengamalnya..bila ketika kita membacanya saja sudah menyalahi makna yang sesungguhnya....Perintah membaca Al-Quran dengan baik adalah salah satunya, sebagaimana yang Allah sampaikan dalam Al-Quran surat Al-Muzzammil ayat 4
وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
" ..........Dan bacalah Al-Quran dengan Tartil.... "
Tartil yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah..membacanya dengan perlahan-lahan agar dapat merenungi dan mentadabburi makna yang disampaikan....
" sudahkan kita membaca Al-Quran dengan bacaan yang baik....?...."
Kamis, 06 September 2012
Story from Bali
sore itu si bungsu merengek dan nangis tanpa henti..my luph alias papa mujib lagi cuci motor,biasanya beliaulah yang paling cekatan ketika melihat anak-anaknya menangis dan merajuk...itu karena Allah mengkaruniakan kesabaran yang luar biasa kepadanya...lain lagi dengan abang-abangnya yang asyik main tanpa terganggu dengan
suara tangis adiknya..dan aku..?...huuuh rasanya udah stress banget liat jagoanku dengan keisengan dan tingkah polahnya yang bikin seisi rumah berantakan...eh iya balik lagi ke si sulung yang masih saja nangis....
" Firas sayang....jangan nangis donk deek....cicaknya mana..? " yah hanya itu yang selalu kukatakan...membujuknya dengan seekor cicak yang padahal gak nemplok didinding rumah....tapi cara yang sederhana itu cukup ampuh membuat anakku berhenti menangis.....
Melihat anak-anakku yang mulai bosan akhirnya kuambil kunci mobil dan " abaaaang..kita jalan-jalan yuuk naik mobil...." mendengar ajakanku mereka pun langsung mebereskan " hasil kreatifitas mereka " akupun tertegun yang akhirnya bikin aku bangga karena hasil didikanku selama ini membuat mereka sedikit mengerti tanggung jawabnya...
" Ma..kita mau jalan-jalan kemana ? " tanya si sulung yang mulai penasaran melihatku hanya muter-muter gak jelas tujuan.....yah beginilah klungkung dengan segala keterbatasannya...ya iyalah tempat rekreasi yang hanya itu - itu melulu....mau makan sembari kumpul-kumpul...kalo gak di wartal alias warung taliwang....yang makannya di pinggiran pantai kusamba yang itupun hanya bisa dinikmati cuma siang hari ajah.....
Kakiku mulai pegal,maklum saja sedan putih bermerk cerede tahun 83 ' yang bisa dibilang mobil langka....jadi kopling dah rada' berat.....tapi sejauh ini aku menikmati karena sangat menyenangkan'''''akhirnya sampailah di sebuah tanah lapang di pusat kota ,namanya lapangan puputan. dan disanalah aku dan anak-anakku...melampiaskan rasa bete dan bosan....dan sang suamipun menyusul seakan tak mau melewatkan moment yang jarang bisa didapatkan...dan itu sangat menyenangkan...
" Firas sayang....jangan nangis donk deek....cicaknya mana..? " yah hanya itu yang selalu kukatakan...membujuknya dengan seekor cicak yang padahal gak nemplok didinding rumah....tapi cara yang sederhana itu cukup ampuh membuat anakku berhenti menangis.....
Melihat anak-anakku yang mulai bosan akhirnya kuambil kunci mobil dan " abaaaang..kita jalan-jalan yuuk naik mobil...." mendengar ajakanku mereka pun langsung mebereskan " hasil kreatifitas mereka " akupun tertegun yang akhirnya bikin aku bangga karena hasil didikanku selama ini membuat mereka sedikit mengerti tanggung jawabnya...
" Ma..kita mau jalan-jalan kemana ? " tanya si sulung yang mulai penasaran melihatku hanya muter-muter gak jelas tujuan.....yah beginilah klungkung dengan segala keterbatasannya...ya iyalah tempat rekreasi yang hanya itu - itu melulu....mau makan sembari kumpul-kumpul...kalo gak di wartal alias warung taliwang....yang makannya di pinggiran pantai kusamba yang itupun hanya bisa dinikmati cuma siang hari ajah.....
Kakiku mulai pegal,maklum saja sedan putih bermerk cerede tahun 83 ' yang bisa dibilang mobil langka....jadi kopling dah rada' berat.....tapi sejauh ini aku menikmati karena sangat menyenangkan'''''akhirnya sampailah di sebuah tanah lapang di pusat kota ,namanya lapangan puputan. dan disanalah aku dan anak-anakku...melampiaskan rasa bete dan bosan....dan sang suamipun menyusul seakan tak mau melewatkan moment yang jarang bisa didapatkan...dan itu sangat menyenangkan...
Label:
kota klungkug,
sepenggal cerpen
semarapura-Bali
Bali, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)
