Senin, 22 Juli 2013

Tanggung Jawab seorang Muslim Terhadap al Quran

        Ada hal yang menarik yang ingin saya bagi kepada pembaca sekalian dan semoga dapat menyadarkan serta meluruskan pemikiran pembaca tentang Al-Quran dan cara membacanya .Suatu ketika saya mendatangi undangan dari sebuah majlis Ta`lim. Nah...ditengah-tengah acara ada ditunjuklah satu orang untuk membacakan ayat suci Al-Quran. lantunan ayat sucipun terdengar dan saya perhatikan ibu-ibu dengan khusyuk mendengarkan...  Tapi..tidak dengan saya..karena saya mendengar apa yang dibaca oleh si " Qori` " itu justru membuat saya mengelus dada..."MasyaAllah..karena saya membayangkan dari 1 ayat yang dibaca saja sudah berapa kesalahan yang sadar atau gak sadar telah menyalahi bacaan dan makna ayat-ayat Al-Quran yang dibacanya.."
       Dari sepenggal cerita tersebut...saya ingin mengajak para pembaca Muslim sekalian untuk lebih memahami lagi al-Quran yang kita baca...ketika kita meyakini Al-Quran adalah kitab suci kita,pedoman kita...dan kita meyakini apa-apa saja yang disampaikan di dalamnya.... sesungguhnya kita punya tanggung jawab terhadap keyakinan kita itu....Allah SWT berfirman  :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ 
"Sesungguhnya kamilah yang menurunkan Al-Quran dan sesungguhnya kami pulalah yang memeliharanya"
( Qs. Al- Hijr : 9 )  
   Dalam ayat ini Allah menyebut dirinya dengan kata " nahnu/kami ", padahal allah itu satu/esa alias tunggal...seperti halnya ketika Allah memerintahkan malaikat jibril untuk menyampaikan Wahyu..mikail untuk menurunkan hujan dan malaikat-malaikat lainnya yang bertugas sesuai dengan apa yang telah Allah perintahkan , jadi bukan berarti Allah itu banyak melainkan yang  dimaksudkan dalam ayat tersebut adalah  Allah menghendaki keterlibatan  Makhluq-Nya dalam memelihara Al-Quran.  Ketika saya sampaikan hal ini ,tak jarang  sebagian dari umat muslim diantaranya berfikir bahwa dengan sekedar belajar Al-Quran..kemudian membaca Al-Quran....memahaminya serta mengamalkannya...bagi mereka sudah merupakan Ibadah yang bernilai pahala,sah-sah saja berfikir demikian tetapi...bagaimana kita bisa mengamalnya..bila ketika kita membacanya saja sudah menyalahi makna yang sesungguhnya....Perintah membaca Al-Quran dengan baik adalah salah satunya, sebagaimana yang Allah sampaikan dalam Al-Quran surat Al-Muzzammil ayat 4
وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
 " ..........Dan bacalah Al-Quran dengan Tartil....  "

     Tartil yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah..membacanya dengan perlahan-lahan agar dapat merenungi dan mentadabburi makna yang disampaikan....

      " sudahkan kita membaca Al-Quran dengan bacaan yang baik....?...."


Tidak ada komentar: